Usia 20 Tahunan adalah usia transisi paling penting dalam hidup kita.
Perpindahan gejolak dari era sekolahan ke era karir, menuntut kita
untuk cepat beradaptasi dengan perubahan yang ada. Keputusan yang kita
ambil saat ini – diusia 20 tahunan – tidak hanya berpengaruh untuk
jangka panjang saja, tapi juga untuk masa depan kita jauh kedepan.
Apakah anda ingin membuat usia 20 tahunan anda menjadi usia
monumental untuk membuat sebuah perubahan dalam hidup anda? Ataukah anda
ingin bersenang senang dan membiarkannya berlalu begitu saja? Apapun
pilihannya, semua tergantung anda.
Tapi satu yang pasti, usia 20 tahunan adalah usia yang sangat
krusial, setiap rencana yang anda tulis, setiap keputusan yang anda buat
dan setiap langkah yang anda pilih, akan berpengaruh jauh ke masa depan
anda.
Berikut ini hal-hal yang seharusnya tidak anda lakukan ketika berusia 20 Tahunan.
1. Bekerja Hanya untuk Uang, Bukan Membangun Impian
Jangan pernah mencari kenyamanan anda ketika masih muda. Masa muda
harusnya anda gunakan untuk mencari tantangan sebanyak mungkin,
membangun road map menuju cita cita yang anda impikan.
Terkadang pekerjaan dengan tawaran gaji yang cukup besar menghampiri,
tapi permasalahannya adalah apakah anda benar benar menikmati pekerjaan
yang akan anda geluti itu?
Saturday, 30 November 2013
Wednesday, 13 November 2013
Pewarisan (Inheritance)
Sebelum berbicara lebih jauh mengenai Konsep OOP Inheritance pada
Pemrograman JAVA , terlebih dahulu kita akan mengenal terlbih dahulu
mengenai konsep dasar dari OOP itu sendiri.
I. PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
OOP kepanjangan dari Object Oriented Programming atau biasa disebut dengan Pemrograman Berorientasi Objek . Paradigma pada pemrograman yang berorientasi objek didasari oleh istilah object ( Objek ) dan class ( Kelas )
OBJECT ( OBJEK )
Pada dasarnya semua benda yang ada di dunia nyata dapat dianggap sebagai sebuah objek, nah Jika perhatikan lebih lanjut, pada dasarnya ada dua karakteristik yang utama pada sebuah objek , yaitu setiap objek memiliki atribut sebagai status yang kemudian akan disebut sebagai state. Dan Setiap objek memiliki tingkah laku yang kemudian akan disebut sebagai behaviour.
I. PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
OOP kepanjangan dari Object Oriented Programming atau biasa disebut dengan Pemrograman Berorientasi Objek . Paradigma pada pemrograman yang berorientasi objek didasari oleh istilah object ( Objek ) dan class ( Kelas )
OBJECT ( OBJEK )
Pada dasarnya semua benda yang ada di dunia nyata dapat dianggap sebagai sebuah objek, nah Jika perhatikan lebih lanjut, pada dasarnya ada dua karakteristik yang utama pada sebuah objek , yaitu setiap objek memiliki atribut sebagai status yang kemudian akan disebut sebagai state. Dan Setiap objek memiliki tingkah laku yang kemudian akan disebut sebagai behaviour.
Wednesday, 23 October 2013
Perbedaan Compiler dan Interpreter
Compiler
Nah, kalau compiler ini ada hubungannya dengan Bahasa C.
Mungkin kalau pernah meng-kompile code dalam Bahasa C yang kita buat,
akan ter-generate beberapa file, termasuk file exe. Kalau lihat dari
katanya, yaitu compiler, berasal dari kata compile yang berarti menyusun. Nah, dari beberapa "cara bodoh" tersebut dapat kita simpulkan bahwa compiler merupakan program komputer yang digunakan untuk merubah source code menjadi bahasa yang dimengerti oleh komputer(1). Atau gampangnya, mengubah source code yang kita buat menjadi file yang executeable.
Interpreter
Contohnya bisa kita rasakan saat menggunakan
bahasa pemrograman PHP, dimana source code yang kita buat bisa langsung
kita jalankan dan lihat hasilnya tanpa perlu "merubahnya" (meng-compile)
terlebih dahulu menjadi file yang berbeda. Maka interpreter merupakan program komputer yang mengeksekusi instruksi yang ditulis ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komputer(2).
Berikut perbedaan antara Compiler dan Interpreter :
Perbedaan Pemograman Berorientasi Objek dengan Pemograman Terstruktur
Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.
B.Pengertian Pemrograman Terstruktur
B.Pengertian Pemrograman Terstruktur
Pemrograman Terstruktur adalah suatu proses untuk mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program.
Selain pengertian diatas Pemrograman Terstruktur adalah suatu aktifitas pemrograman dengan
Thursday, 31 January 2013
This is the Last of RPL
Selama mata kuliah ini saya mempelajari tentang Flowchart, ERD, Fuction Partition, DFD, Arsitektur Jaringan dan Sistem Transision Diagram(Setelah SIM-SE). Dari semua materi di atas saya masih merasa sulit di DFD karena saya tidak terlalu memperhatikan pelajaran pada saat itu. Proses pembelajarannya kurang lebih hampir sama dengan ASI yang menuntut mahasiswa melakukan pameran dan saling berinteraksi dengan memberi pertanyaan.
Setelah melewati pelajaran ini banyak ilmu/pengalaman yang dapat saya ambil. Semoga apa yang saya dapat bisa berguna suatu hari nanti atau mungkin di pelajaran yang lain.
Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikan. Tentang saran mengenai pelajaran ini mungkin tidak ada.
Semoga ini menjadi sesuatu yang bisa diingat. See yaa...
Subscribe to:
Posts (Atom)