Selamat Datang. Terima Kasih telah mengunjungi blog ini.

Saturday, 30 November 2013

7 Kesalahan yang Harusnya Tidak Dilakukan Di Usia 20 Tahunan

Usia 20 Tahunan adalah usia transisi paling penting dalam hidup kita. Perpindahan gejolak dari era sekolahan ke era karir, menuntut  kita untuk cepat beradaptasi dengan perubahan yang ada. Keputusan yang kita ambil saat ini – diusia 20 tahunan – tidak hanya berpengaruh untuk jangka panjang saja, tapi juga untuk masa depan kita jauh kedepan.
Apakah anda ingin membuat usia 20 tahunan anda menjadi usia monumental untuk membuat sebuah perubahan dalam hidup anda? Ataukah anda ingin bersenang senang dan membiarkannya berlalu begitu saja? Apapun pilihannya, semua tergantung anda.
Tapi satu yang pasti, usia 20 tahunan adalah usia yang sangat krusial, setiap rencana yang anda tulis, setiap keputusan yang anda buat dan setiap langkah yang anda pilih, akan berpengaruh jauh ke masa depan anda.
Berikut ini hal-hal yang seharusnya tidak anda lakukan ketika berusia 20 Tahunan.

1.    Bekerja Hanya untuk Uang, Bukan Membangun Impian
Jangan pernah mencari kenyamanan anda ketika masih muda. Masa muda harusnya anda gunakan untuk mencari tantangan sebanyak mungkin, membangun road map menuju cita cita yang anda impikan.
Terkadang pekerjaan dengan tawaran gaji yang cukup besar menghampiri, tapi permasalahannya adalah apakah anda benar benar menikmati pekerjaan yang akan anda geluti itu?

Wednesday, 13 November 2013

Pewarisan (Inheritance)

Sebelum berbicara lebih jauh mengenai Konsep OOP Inheritance pada Pemrograman JAVA , terlebih dahulu kita akan mengenal terlbih dahulu mengenai konsep dasar dari OOP itu sendiri.

I. PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
OOP kepanjangan dari Object Oriented Programming atau biasa disebut dengan Pemrograman Berorientasi Objek . Paradigma pada pemrograman yang berorientasi objek didasari oleh istilah object ( Objek ) dan class ( Kelas )

OBJECT ( OBJEK )
Pada dasarnya semua benda yang ada di dunia nyata dapat dianggap sebagai sebuah objek, nah Jika perhatikan lebih lanjut, pada dasarnya ada dua karakteristik yang utama pada sebuah objek , yaitu setiap objek memiliki atribut sebagai status yang kemudian akan disebut sebagai state. Dan Setiap objek memiliki tingkah laku yang kemudian akan disebut sebagai behaviour.

Wednesday, 23 October 2013

Perbedaan Compiler dan Interpreter

Compiler
Nah, kalau compiler ini ada hubungannya dengan Bahasa C. Mungkin kalau pernah meng-kompile code dalam Bahasa C yang kita buat, akan ter-generate beberapa file, termasuk file exe. Kalau lihat dari katanya, yaitu compiler, berasal dari kata compile yang berarti menyusun. Nah, dari beberapa "cara bodoh" tersebut dapat kita simpulkan bahwa compiler merupakan program komputer yang digunakan untuk merubah source code menjadi bahasa yang dimengerti oleh komputer(1). Atau gampangnya, mengubah source code yang kita buat menjadi file yang executeable.


Interpreter 
Contohnya bisa kita rasakan saat menggunakan bahasa pemrograman PHP, dimana source code yang kita buat bisa langsung kita jalankan dan lihat hasilnya tanpa perlu "merubahnya" (meng-compile) terlebih dahulu menjadi file yang berbeda. Maka interpreter merupakan program komputer yang mengeksekusi instruksi yang ditulis ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komputer(2).

Berikut perbedaan antara Compiler dan Interpreter :

Perbedaan Pemograman Berorientasi Objek dengan Pemograman Terstruktur

A.Pengertian Pemrograman Berorientasi Objek

Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya. 

B.Pengertian Pemrograman Terstruktur

Pemrograman Terstruktur adalah suatu proses untuk mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program.
Selain pengertian diatas Pemrograman Terstruktur adalah suatu aktifitas pemrograman dengan

Thursday, 31 January 2013

This is the Last of RPL

Ini adalah posting saya yang terakhir untuk mata kuliah RPL, di sini saya akan memberitahu kesan-kesan saya yang telah saya dapat di mata kuliah ini.

Selama mata kuliah ini saya mempelajari tentang Flowchart, ERD, Fuction Partition, DFD, Arsitektur Jaringan dan Sistem Transision Diagram(Setelah SIM-SE). Dari semua materi di atas saya masih merasa sulit di DFD karena saya tidak terlalu memperhatikan pelajaran pada saat itu. Proses pembelajarannya kurang lebih hampir sama dengan ASI yang menuntut mahasiswa melakukan pameran dan saling berinteraksi dengan memberi pertanyaan.

Setelah melewati pelajaran ini banyak ilmu/pengalaman yang dapat saya ambil. Semoga apa yang saya dapat bisa berguna suatu hari nanti atau mungkin di pelajaran yang lain.

Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikan. Tentang saran mengenai pelajaran ini mungkin tidak ada.

Semoga ini menjadi sesuatu yang bisa diingat. See yaa...